Rabu, 23 Januari 2013

Si Kecil mulai mencuri


Ada saja perilaku si 5 tahun yang ditunjukan kepada Anda. Perilaku ini membuat Anda geleng-geleng kepala. Beberapa hari lalu, misalnya, ia memukul temannya sedang menangis. Sekarang, entah karena apa, ia membawa pulang barang temannya. Saat ditanyai barang siapa yang dipegangnya, dengan enteng dia menjawab miliknya. Mengapa si Kecil berperilaku seperti itu???


Masih Normal

Mencuri adalah mengambil barang orang lain tanpa sepengetahuan si pemilik. Pada usia 3 – 5 tahun, hal tersebut kadang dilakukan si kecil. Mengapa? Karena ia belum terlalu paham akan hak milik. Segala tindakannya belum sepenuhnya timbul karena hati nurani. Si kecil juga masih berfikir bahwa ia boleh mendapatkan apa saja yang diinginkannya. Ia belum terlalu paham tindakan yang benar dan salah. Itulah mengapa Kathy Leveneassociate director di Earlscourt-Creche Child Development Institute, Toronto, Kanada, menganggap perbuatan mencuri merupakan perilaku normal untuk anakpreschool.
Perilaku tersebut baru dikatakan jahat atau tidak baik jika dilakukan oleh anak usia 6 tahun keatas. “Jika pada usia tersebut anak mengambil hak milik orang lain tanpa izin dengan maksud memiliki dan menguasainya, inilah yang disebut dengan mencuri,” ujar Dr. Seto Mulyadi dalam bukunyaMengatasi Problem anak Sehari-hari. Oleh karena itu sebagai orang tua atau pendidik , Anda sebaiknya tidak memberi label ‘Pencuri’ jika mendapati sikecil  mengambil barang orang lain. Bertindaklah secara wajar dan arif terhadap tindakan yang akan dilakukan, tanpa menunjukan keterkejutan, kemarahan, atau kekecewaan yang berlebihan.
Mencegah Perilaku Mencuri
v  Bantu anak membedakan barang milik orang lain dan milik sendiri sejak dini. Misalnya, memberi label (tanda pengenal) pada barang milik peribadi si kecil
v  Biasakan anak meminta ijin jika menginginkan barang orang lain
v  Berkomunikasi dengan anak agar anda mengetahui kebutuhannya
v  Ada baiknya orang tua memenuhi keinginan anak walaupun tidak seketika. Jika keinginan anak tidak terpenuhi, berikan alasan yang jelas dan jujur.
v  Orang tua membiasakan diri meletakkan barang pada tempatnya. Tempat yang tetap untuk memperkecil resiko dan cepat diketahui jika barang tersebut hilang
v  Terapkan Punishment dan reward. Hal ini perlu agar anak bisa mengulangi perbuatan yang mendapatkan imbalan dan menghentikan perbuatan yang tidak menyenangkan. INGAT tidak memberikan hukuman Fisik atau hadiah yang berlebihan.

Referensi
Growing Up Usia 5 – 6 Tahun. Parens guide. 2012. Tiga serangkai, Solo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar