Senin, 09 September 2013

Migren Pada anak


 



Jika anak anda mengeluh sakit kepala, jangan abaikan kemungkinan migren, karena migrein merupakan penyebab tersering nyeri kepala pada anak




Gejala awal sebelumnya adanya serangan migren dapat berupa anak yang menjadi rewel, depresi, ingin makan manis, lapar, malas, menguap, haus, pucat, lingkar hitam mata bawah, atau kelihatan sakit. Gejalanya tidak khas atau sering luput dari perhatian. Sering pula timbul gejala lain seperti mual, muntah, nyeri perut, hilang nafsu makan, dan anak menghindari cahaya.

Diagnosis migren untuk memastikan apakah anak migren, perlu dilakukan tanya jawab dengan anak dan orang tua, pemeriksaan fisik, pemeriksaan saraf, serta pemeriksaan tekanan darah. Selain kemungkinan migren, anak dapat pula punya gejala seperti migren tapi sebenarnya bukan, misalnya tumor otak, pernah kecelakaan, gangguan aliran darah, radang otak atau sinusitis, gangguan psikologis, dan sebagainya. Kemungkinan ini perlu dipikirkan bila muncul migren pada anak.

Kenali Pencetus Migren

Migren diobat sesuai dengan derajat beratnya nyeri kepala dan juga dengan menghindari pencetusnya. Beberapa yang perlu diketahui oleh orangtua karena dapat mencetuskan terjadinya migren;
    •     Penggunaan obat anti nyeri berlebihan
    •    Faktor psikologis sperti stres, takut, cemas, depresi, atau rasa    kehilangan, dapat menjadi pencetus migren.
    •    Sakit, puasa, letih, kurang tidur
    •     Faktor lingkungan seperti lampu neon, lampu terang, lampu        kedip-kedip, ketinggian, layar komputer
    •    Aktifitas fisik yang mendadak tinggi
    •    Beberapa makanan/minuman terkadang dapat memicu migren      seperti keju tua, sup asam, kopi, teh, cola/soda, makanan yang  diawetkan, dan aspartam.




 Referensi:

Lewis DW,Ashwal S, Dahl G. et al practice Parameter: Evaluation of Childern and Adolescents with Recurrent Headaches.

Mark KJ.Mark P. Migraine headache: Pediactric perspective. www.emedicine.com, Nov 16 2004




Tidak ada komentar:

Posting Komentar