Jika anak anda mengeluh
sakit kepala, jangan abaikan kemungkinan migren, karena migrein merupakan
penyebab tersering nyeri kepala pada anak
Gejala
awal
sebelumnya adanya serangan migren dapat berupa anak yang menjadi rewel,
depresi, ingin makan manis, lapar, malas, menguap, haus, pucat, lingkar hitam
mata bawah, atau kelihatan sakit. Gejalanya tidak khas atau sering luput dari
perhatian. Sering pula timbul gejala lain seperti mual, muntah, nyeri perut,
hilang nafsu makan, dan anak menghindari cahaya.
Diagnosis migren
untuk memastikan apakah anak migren, perlu dilakukan tanya jawab dengan anak
dan orang tua, pemeriksaan fisik, pemeriksaan saraf, serta pemeriksaan tekanan
darah. Selain kemungkinan migren, anak dapat pula punya gejala seperti migren
tapi sebenarnya bukan, misalnya tumor otak, pernah kecelakaan, gangguan aliran
darah, radang otak atau sinusitis, gangguan psikologis, dan sebagainya. Kemungkinan
ini perlu dipikirkan bila muncul migren pada anak.
Kenali
Pencetus Migren
Migren diobat sesuai dengan
derajat beratnya nyeri kepala dan juga dengan menghindari pencetusnya. Beberapa
yang perlu diketahui oleh orangtua karena dapat mencetuskan terjadinya migren;
- Penggunaan obat anti nyeri berlebihan
- Faktor psikologis sperti stres, takut, cemas, depresi, atau rasa kehilangan, dapat menjadi pencetus migren.
- Sakit, puasa, letih, kurang tidur
- Faktor lingkungan seperti lampu neon, lampu terang, lampu kedip-kedip, ketinggian, layar komputer
- Aktifitas fisik yang mendadak tinggi
- Beberapa makanan/minuman terkadang dapat memicu migren seperti keju tua, sup asam, kopi, teh, cola/soda, makanan yang diawetkan, dan aspartam.
Referensi:
Lewis DW,Ashwal S, Dahl G. et al practice Parameter: Evaluation of Childern and Adolescents with Recurrent Headaches.
Mark KJ.Mark P. Migraine headache: Pediactric perspective. www.emedicine.com, Nov 16 2004
Tidak ada komentar:
Posting Komentar